Server DNS pribadi tidak dapat diakses: Penyebab dan cara mengatasinya

Jika di tengah menjelajahi web muncul pesan “server Domain Name System (DNS) pribadi tidak dapat diakses”, Anda tak perlu panik.Kasus ini umum terjadi dan dapat diperbaiki dengan mudah. Masalah tersebut biasanya berhubungan dengan pengaturan DNS pribadi atau DNS-over-TLS (DoT) di Android. Temukan penyebab kendala ini dan ikuti langkah perbaikannya untuk ponsel, jaringan Wi-Fi, maupun komputer.

Server DNS pribadi tidak dapat diakses? Cara mengatasinya

Apa itu server DNS pribadi?

Server DNS pribadi berfungsi untuk melindungi permintaan DNS Anda. Saat memasukkan alamat situs yang mudah dibaca manusia ke peramban, komputer atau ponsel mengubahnya menjadi alamat IP yang dapat dikenali mesin agar situs tersebut bisa diakses.

Misalnya, ketika Anda mengetik www.contoh.com, server DNS mencari alamat IP yang terkait dengan nama domain tersebut. Alamat IP dapat berbentuk deretan angka seperti 192.0.2.1 atau 192.0.2.2.

Proses pencarian biasanya menggunakan server DNS dari penyedia layanan internet. Pada koneksi DNS biasa, permintaan dapat dikirim tanpa enkripsi. DNS pribadi menambah perlindungan dengan mengenkripsi permintaan tersebut.

Beberapa server DNS publik menyimpan data penjelajahan browser untuk menargetkan iklan atau melacak aktivitas online Anda. Sementara itu, server DNS pribadi mengenkripsi permintaan DNS agar pihak ketiga lebih sulit memantau aktivitas, mencatat data, atau melancarkan serangan siber terhadap perangkat Anda.

Perbedaan antara server DNS pribadi dan publik

Membandingkan DNS pribadi dan DNS publik dapat membantu Anda memahami cara kerja DNS pribadi serta langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah “server DNS pribadi tidak dapat diakses”.

Server DNS pribadi

Server DNS publik

Privasi

Lebih privat dan mencatat sedikit data atau tidak sama sekali.

Sering kali mencatat permintaan untuk analitik, profil pengguna, dan iklan.

Keamanan

Mengenkripsi permintaan melalui protokol DoT, DNS-over-HTTPS (DoH), atau DNSCrypt sehingga lebih sulit disadap atau dimanipulasi.

Mengenkripsi permintaan secara terbatas sehingga lebih rentan disadap oleh penyedia layanan internet dan peretas.

Pengaturan

Memerlukan konfigurasi manual, termasuk memasukkan nama host penyedia di pengaturan perangkat.

Biasanya menggunakan pengaturan otomatis dari penyedia layanan internet.

Kecepatan

Server yang dioptimalkan dapat mempercepat pemuatan situs.

Bergantung pada ISP dan jumlah pengguna server DNS publik.

Pembatasan akses

Dapat dibatasi hanya untuk pengguna tepercaya.

Tersedia untuk siapa saja.

DNS pribadi untuk perangkat Android sebenarnya mudah disiapkan. Namun, terkadang Anda mungkin menjumpai pesan “server DNS pribadi tidak dapat diakses” yang dapat mengganggu koneksi.

Apa arti "server DNS pribadi tidak dapat diakses”?

Pesan “server DNS pribadi tidak dapat diakses” muncul saat perangkat Android tidak dapat menghubungi penyedia DNS melalui nama host yang Anda atur. Fitur DNS pribadi menggunakan nama host tersebut untuk terhubung ke penyedia melalui protokol DNS-over-TLS (DoT).

DoT mengenkripsi permintaan DNS dengan TLS, protokol yang juga digunakan oleh situs HTTPS untuk mengenkripsi komunikasi dan memverifikasi identitas server. Jika koneksi ke penyedia DNS pribadi gagal, peringatan ini dapat muncul meskipun perangkat masih tersambung ke Wi-Fi atau jaringan seluler.

Maksud “server DNS pribadi tidak dapat diakses” juga berbeda dari pesan umum “server DNS tidak tersedia”.

Pesan pertama merujuk pada koneksi ke penyedia DNS pribadi yang Anda atur. Pesan kedua menunjukkan bahwa perangkat gagal mencari alamat situs melalui DNS, tanpa mengacu pada pengaturan tertentu. Proses pencarian alamat situs ini merupakan bagian dari cara kerja DNS.

Untuk memahami apa itu peringatan “server DNS pribadi tidak dapat diakses”, bayangkan Anda salah mengetik satu huruf saat memasukkan nama host penyedia DNS pribadi di perangkat Android. Ikon Wi-Fi tetap menyala, tetapi perangkat Anda tidak bisa menghubungi penyedia tersebut dan menampilkan peringatan.

Situasinya berbeda jika server DNS bawaan Wi-Fi rumah sedang tidak merespons. Laptop yang tidak memakai pengaturan DNS pribadi bisa melaporkan “server DNS tidak tersedia”. Hal ini disebabkan oleh perangkat gagal mencari alamat situs. Masalah tersebut biasanya tidak berkaitan dengan nama host DNS pribadi.

Alasan kenapa server DNS pribadi tidak dapat diakses

Ada beberapa penyebab server DNS pribadi tidak dapat diakses, mulai dari pengaturan yang keliru hingga gangguan pada jaringan atau penyedia DNS. Berikut beberapa kemungkinan yang perlu Anda periksa:

  • Nama host penyedia DNS salah. Satu huruf yang hilang atau salah ketik pada nama host dapat membuat perangkat seperti Android gagal terhubung ke penyedia DNS yang Anda pilih. Masalah yang sama dapat terjadi jika alamat yang dimasukkan bukan nama host yang disediakan oleh layanan tersebut.
  • Jaringan memblokir koneksi DNS pribadi. Sebagian jaringan Wi-Fi atau penyedia layanan internet membatasi lalu lintas DoT di port 853. Akibatnya, ponsel mungkin tetap tersambung ke jaringan, tetapi tidak bisa menghubungi penyedia DNS pribadi yang sudah diatur.
  • Penyedia DNS sedang tidak tersedia. Jika layanan DNS sedang dalam pemeliharaan atau mengalami gangguan teknis, servernya mungkin tidak merespons permintaan koneksi. Nama host yang benar pun belum tentu membuat perangkat berhasil terhubung.
  • Aplikasi lain mengganggu koneksi DNS. VPN, firewall, antivirus, atau aplikasi pengubah DNS tertentu terkadang menggunakan pengaturan jaringannya sendiri. Konfigurasi tersebut terkadang berbenturan dengan pengaturan DNS pribadi dan menghambat koneksi ke penyedia yang Anda pilih.
  • Koneksi internet tidak stabil. Sinyal Wi-Fi yang lemah atau data seluler yang terputus-putus bisa menghambat permintaan DNS. Meski nama host dan penyedia DNS tidak bermasalah, perangkat mungkin tetap mengalami kesulitan menjangkau server.
  • Server DNS kelebihan beban. Jika permintaan datang terlalu banyak sekaligus, server mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk merespons atau tidak dapat memproses semuanya. Gejalanya dapat muncul pada periode penggunaan tinggi dan tidak selalu berlangsung seperti gangguan layanan yang berkepanjangan.

Cara mengatasi masalah “server DNS pribadi tidak dapat diakses” di perangkat Android, iPhone, Mac, dan Windows

Anda dapat mencoba langkah-langkah berikut jika melihat pesan “server DNS pribadi tidak dapat diakses” di HP Android. iPhone, Mac, dan Windows juga bisa mengalami gangguan serupa, meski pesan yang muncul dan nama menunya mungkin berbeda.

  • Periksa nama host DNS pribadi. Pastikan nama host DNS pribadi sudah ditulis dengan benar dan merujuk ke server yang valid. Untuk mengeceknya, buka Pengaturan > Jaringan & internet > DNS Pribadi.
  • Coba mode DNS pribadi lain. Setelah memeriksa nama host, pilih “Otomatis”, simpan pengaturan, dan uji koneksi. Jika masih bermasalah, pilih “Nonaktif” untuk sementara dan coba lagi. 
  • Uji koneksi di jaringan lain. Coba gunakan data seluler atau sambungkan perangkat ke jaringan Wi-Fi lain untuk mengetahui apakah masalah berasal dari konektivitas jaringan.
  • Mulai ulang router. Perangkat terkadang gagal terhubung ke server DNS pribadi karena router mengalami gangguan. Matikan router, tunggu selama 30 detik, lalu nyalakan kembali.
  • Nonaktifkan perangkat lunak keamanan. Matikan sementara aplikasi keamanan seperti VPN dan proxy, lalu periksa apakah koneksi ke server DNS pribadi sudah berhasil. Jika VPN tidak terhubung setelah dinyalakan kembali, periksa pengaturan koneksinya.
  • Perbarui sistem operasi. Pembaruan perangkat lunak biasanya menyertakan perbaikan bug dan peningkatan yang mengatasi masalah terkait DNS. Segera instal pembaruan sistem operasi begitu tersedia.
  • Cek status layanan penyedia DNS. Kunjungi halaman status penyedia untuk mengetahui apakah layanan sedang mengalami gangguan. Jika ya, tunggu hingga layanan kembali beroperasi.
  • Bersihkan cache DNS router Wi-Fi. Mengatur ulang kembali atau menghapus cache DNS router atau Wi-Fi dapat mengatasi masalah koneksi DNS pribadi dengan membuang catatan DNS yang sudah usang atau rusak.
  • Periksa konfigurasi DNS pribadi. Pastikan penyedia yang Anda pilih mendukung DoT dan pengaturannya sesuai dengan petunjuk penyedia.
  • Mulai ulang perangkat. Masalah DNS kadang muncul akibat gangguan sementara. Kendala tersebut bisa hilang setelah perangkat dinyalakan kembali.
  • Ganti penyedia DNS. Jika semua cara di atas tidak berhasil, beralih ke server DNS tercepat lain seperti Google Public DNS, Cloudflare DNS, atau DNS pribadi NordVPN.

Keamanan online dimulai dengan satu klik.

Tetap aman dengan VPN terkemuka di dunia

DNS pribadi vs. VPN: mana yang lebih melindungi privasi?

DNS pribadi dan VPN sama-sama meningkatkan privasi, tetapi cara kerja dan cakupan perlindungannya berbeda.

DNS pribadi di perangkat Android mengenkripsi permintaan DNS yang dikirim saat menerjemahkan nama situs menjadi alamat IP. Sebaliknya, VPN mengirimkan lalu lintas internet dari perangkat ke server VPN melalui terowongan terenkripsi dan menyamarkan alamat IP Anda dari situs yang dikunjungi.

DNS pribadi

VPN

Fungsi utama

Mengenkripsi permintaan DNS melalui DNS-over-TLS dan mengirimkannya ke penyedia pilihan.

Mengirim lalu lintas internet melalui terowongan terenkripsi ke server VPN.

Privasi

ISP tidak dapat membaca permintaan DNS, tetapi penyedia DNS tetap menerimanya dan alamat IP tujuan masih bisa terlihat.

ISP hanya melihat koneksi ke server VPN, sedangkan situs web melihat alamat IP server VPN.

Keamanan

Melindungi permintaan dan jawaban DNS selama transmisi, tetapi tidak melindungi lalu lintas lainnya.

Mengenkripsi lalu lintas antara perangkat dan server VPN, termasuk permintaan DNS yang diproses melalui VPN.

Pencatatan data

Penyedia DNS masih dapat mencatat permintaan pengguna.

Bergantung pada kebijakan penyedia VPN. Aktivitas pengguna belum tentu bebas dari pengumpulan data.

Harga

Layanan DNS umumnya gratis atau tersedia dengan biaya yang relatif rendah.

Biaya langganan VPN tepercaya biasanya lebih mahal dibandingkan dengan layanan DNS.

Kecepatan

Bergantung pada server dan kondisi jaringan. Enkripsi DNS tidak otomatis meningkatkan kecepatan internet.

Pengalihan lalu lintas melalui server VPN dapat menambah latensi atau memengaruhi kecepatan. Dampaknya bergantung pada lokasi server, protokol, dan kondisi jaringan.

Seperti yang dijelaskan pada tabel di atas, DNS pribadi dan VPN melindungi koneksi Anda dengan cara dan cakupan yang berbeda. DNS pribadi hanya mengenkripsi permintaan DNS, sedangkan VPN memberikan perlindungan internet yang lebih menyeluruh.

Batas perlindungan DNS pribadi

Saat DNS pribadi aktif, pihak yang memantau jaringan tidak dapat melihat nama domain secara langsung dari permintaan DNS Anda. Dalam serangan spoofing DNS, penyerang memanipulasi permintaan dan jawaban DNS saat sedang dikirim. Enkripsi DNS pribadi membantu mencegah hal tersebut. Namun, setelah DNS memberikan alamat IP situs kepada perangkat, koneksi selanjutnya tidak lagi dilindungi oleh DNS pribadi. Penyedia layanan internet masih bisa melihat alamat IP yang dituju, meskipun isi permintaan DNS tetap terenkripsi.

Cakupan perlindungan VPN

Berbeda dengan DNS pribadi, VPN memberikan perlindungan yang lebih luas. VPN mengarahkan seluruh koneksi Anda melalui terowongan terenkripsi ke server VPN. Alhasil, penyedia layanan internet tidak dapat melihat alamat IP situs yang Anda tuju, sementara situs web hanya melihat alamat IP server VPN, bukan alamat IP asli Anda. Perlindungan ganda ini penting untuk meningkatkan keamanan jaringan, terutama saat Anda memakai Wi-Fi publik.

Meski begitu, VPN tidak membuat Anda 100% anonim. Penyedia layanan internet masih bisa mengetahui bahwa Anda menggunakan VPN serta melihat waktu koneksi dan jumlah data yang ditransfer.

Ada beberapa batasan perlindungan lain yang perlu diingat:

  • Akun dan cookie. Situs web masih bisa mengenali Anda melalui akun yang digunakan untuk masuk, cookie yang tersimpan, atau informasi pribadi yang Anda bagikan.
  • Aplikasi di luar VPN. Aplikasi yang tidak melewati terowongan VPN mungkin memakai koneksi biasa atau tidak bisa mengakses internet, sesuai konfigurasi perangkat.
  • Penyedia VPN. Penyedia dapat melihat informasi tertentu tentang lalu lintas di servernya dan, dalam konfigurasi tertentu, menangani permintaan DNS Anda. Karena itu, sangat penting untuk memilih penyedia VPN tepercaya dan memeriksa kebijakan privasinya.

Pengaturan DNS pribadi saat menggunakan VPN

Saat Anda memilih mode yang menggunakan nama host penyedia, Android perlu terhubung ke nama host yang dimasukkan. Jika nama host, pengaturan DNS pribadi, atau koneksi jaringan bermasalah, Android dapat menampilkan pesan “server DNS pribadi tidak dapat diakses”.

Setelah masalah tersebut teratasi, Anda mungkin bertanya apakah masih perlu mengatur DNS secara manual saat mengaktifkan VPN.

Jika Anda menggunakan NordVPN, aplikasi akan secara otomatis memakai server DNS NordVPN saat tersambung. Karena itu, Anda tidak perlu memasukkan nama host DNS pribadi secara manual di pengaturan Android.

NordVPN juga menyediakan fitur pemfilteran DNS yang dapat memeriksa domain sebelum dibuka dan membantu memblokir domain berbahaya. Fitur ini perlu diaktifkan ketika VPN tersambung. Metode perlindungan ini tidak dapat menjamin bahwa setiap situs berbahaya akan terdeteksi.

Jika Anda menginginkan perlindungan yang mencakup lebih dari permintaan DNS, Anda dapat mempertimbangkan untuk menggunakan NordVPN.

Pertanyaan umum

Juga tersedia di: English.

Pakar NordVPN

Pakar NordVPN

Pakar NordVPN kami yang paham luar dalam solusi keamanan siber dan selalu berjuang membuat internet lebih aman untuk semua. Senantiasa memantau ancaman daring, mereka membagikan pengetahuan dan tip praktis menghindarinya. Apakah Anda pemula teknologi atau pengguna kawakan, akan ada pelajaran berharga di blog mereka. Keamanan siber harus dapat diakses semua orang—dan kami mewujudkannya, satu tulisan demi satu tulisan.