IP Anda: Tidak diketahui · Status Anda: Dilindungi
Tidak Dilindungi
Tidak diketahui
Blog Informatif

Apa itu Firewall: Penjelasan Sederhana

Firewall biasa terdapat dalam perangkat komputer pribadi dan perusahaan. Mayoritas Firewall bahkan telah menjadi satu dengan sistem operasi sebuah komputer termasuk Mac, Windows, dan Linux. Perangkat lunak ini sering dianggap sebagai komponen paling penting dalam keamanan jaringan.

Laura Klusaite

Laura Klusaite

Sep 01, 2020 · Bacaan 5 menit

Apa itu Firewall: Penjelasan Sederhana

Dalam komputasi, fungsi Firewall adalah memeriksa lalu lintas masuk dan keluar berdasar aturan yang telah ditetapkan sebelumnya untuk mengidentifikasi dan memblokir ancaman. Biasanya, Firewall membuat suatu penghalang antara jaringan terpercaya dan tidak terpercaya seperti internet. Lalu, apa itu layanan Firewall?

Apa itu Firewall?

Pengertian Firewall adalah sebuah alat keamanan siber yang menyaring lalu lintas masuk dan keluar. Firewall merupakan suatu sistem atau perangkat lunak yang bertugas mengontrol akses lalu lintas jaringan yang dianggap sah atau aman sehingga mencegah terjadinya serangan dari luar.

Tujuan utama dari sistem ini adalah membuat suatu penghalang antara jaringan internal yaitu perangkat Anda dengan lalu lintas eksternal entah itu berasal dari internet atau yang lainnya. Sehingga terdapat suatu kontrol dari akses pihak luar. Istilah Firewall juga sering kali digunakan untuk merujuk pada sistem yang berfungsi mengatur komunikasi antara dua arah jaringan.

Bagaimana cara kerja Firewall?

Prinsip kerja Firewall yaitu dengan menyaring pergerakan lalu lintas jaringan berdasarkan alamat IP, nomor port, program, protokol dan kata kunci sehingga dapat menyaring data dengan cara mengidentifikasi isi pesan yang masuk ke perangkat yang digunakan. Perpindahan data yang terjadi saat Anda terhubung ke internet juga dapat diatur oleh sistem Firewall. Firewall membuat batas antara jaringan eksternal dengan jaringan yang dijaga.

Firewall akan masuk ke koneksi jaringan dan memeriksa semua paket yang masuk dan keluar. Saat memeriksa, Firewall menggunakan sekumpulan aturan yang telah dikonfigurasi sebelumnya untuk membedakan antara paket aman dan berbahaya. Istilah ‘paket’ mengacu pada potongan data yang diformat untuk transfer internet. Paket berisi informasi mengenai data yang digunakan seperti lokasi asal data. Apabila paket ini tidak mematuhi aturan yang ditetapkan, maka akan dilarang memasuki jaringan yang dijaga oleh Firewall.

Apakah Firewall penting?

Firewall penting karena memiliki pengaruh besar pada lapisan keamanan perangkat. Firewall telah menjadi fondasi keamanan jaringan antara klien dan server. Selain sebagai benteng pertahanan dari ancaman secara langsung, Firewall juga berfungsi menyimpan log peristiwa untuk mengidentifikasi pola guna memperbarui aturan keamanan siber. Dengan demikian, pengguna akan menerima peringatan jika terjadi gangguan dari luar. Firewall biasanya telah menjadi satu dengan sistem operasi perangkat, contohnya Windows Firewall.

Windows Firewall berfungsi untuk melindungi perangkat dari lalu lintas dan perangkat lunak yang mencurigakan atau tidak diinginkan. Lalu, adakah cara memblokir aplikasi dengan Firewall?

Cara blokir aplikasi dengan Firewall

Beberapa aplikasi terkadang mengirimkan data pada latar belakang tanpa sepengetahuan pengguna. Anda dapat memblokir aplikasi menggunakan Firewall. Anda juga dapat mengatur preferensi Windows Firewall hanya untuk memblokir aktivitas dan program tertentu. Di bawah ini adalah cara memblokir aplikasi atau perangkat lunak dengan Windows Firewall.

Memblokir lalu lintas internet atau segmen jaringan lain ke perangkat menggunakan Inbound Rules.

1. Tekan tombol Windows + R kemudian ketik “firewall.cpl” pada dialog Run. Klik OK.

2. Pada jendela Windows Firewall, klik Advanced settings yang berada di sebelah kiri. Kemudian pilih Inbound Rules pada bilah kiri jendela dan klik New Rule… pada bagian kanan.

3. Setelah itu, pilih pada kotak dialog New Inbound Rule Wizard dan tekan Next.

4. Kembali pada dialog New Inbound Rule Wizard, pilih opsi This program path kemudian tekan Browse dan pilih program yang akan Anda blokir.

5. Kemudian, klik Next untuk melanjutkan. Pilih Block the connection dan tekan Next.

6. Centang semua kotak yang bertuliskan Domain, “Private” dan “Public” dan pilih Next.

7. Terakhir, beri nama Inbound Rule yang baru saja Anda dan klik Finish.

Memblokir lalu lintas yang berasal dari perangkat ke internet menggunakan Outbound Rules.

1. Tekan tombol Windows + R kemudian ketik “firewall.cpl” pada dialog Run. Klik OK.

2. Pada jendela Windows Firewall, klik Advanced settings yang berada di sebelah kiri. Kemudian pilih Outbound Rules pada bilah kiri jendela dan klik New Rule… pada bagian kanan.

3. Kemudian, lakukan langkah yang sama seperti membuat Inbound Rules.

4. Pada langkah terakhir, beri nama Outbound Rule dan klik Finish.

Cara blokir software menggunakan Windows Firewall manual memang sedikit merepotkan. Apabila Anda ingin langkah yang lebih singkat, sebaiknya gunakan Firewall App Blocker. Aplikasi ini dapat memblokir perangkat lunak yang Anda inginkan tanpa perlu melalui langkah-langkah yang panjang.

Jenis Firewall

1. Firewall Perangkat Lunak

Sama seperti namanya, Firewall jenis ini diinstal pada perangkat. Ini adalah opsi yang bagus jika Anda ingin mengisolasi endpoints jaringan individu karena Firewall jenis ini hanya melindungi perangkat individu, bukan jaringan secara keseluruhan. Kelebihan ini membuat Firewall perangkat lunak unggul untuk perangkat personal tetapi tidak untuk jaringan perusahaan. Meski begitu, tidak semua perangkat kompatibel dengan perangkat Firewall pilihan Anda.

2. Firewall Perangkat Keras

Firewall perangkat keras adalah alat fisik yang berbentuk seperti ruter. Alat ini adalah pilihan yang lebih baik untuk bisnis karena dapat memeriksa sekelompok paket sebelum mencapai jaringan. Namun, Firewall ini memiliki kelemahan yaitu rentan terhadap serangan dalam sistem dan beberapa jenisnya mungkin tidak dapat menangani beberapa koneksi secara bersamaan.

3. Firewall Berbasis Cloud

Firewall Cloud menggunakan server Cloud dalam pengerjaannya. Sering kali, Firewall jenis ini berbentuk sebagai server proxy (disebut pula Firewall proxy). Firewall jenis ini merupakan solusi yang sangat bagus karena berbasis Cloud sehingga cocok untuk perusahaan yang berencana memperluas skala bisnis. Firewall proxy adalah pilihan yang tepat karena mempermudah dalam pengelolaan beban lalu lintas ketimpang jenis perangkat lunak atau keras.

jenis firewall

Jenis Firewall berdasarkan metode penyaringan

1. Firewall yang memfilter paket

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, pada umumnya Firewall berfungsi untuk menyaring paket yang ditransfer. Meski memeriksa setiap paket, namun Firewall tidak membaca atau membuka isi paket tersebut. Jenis data yang diperiksa oleh Firewall hanya alamat IP pengirim dan penerima, jenis paket, nomor port, dan informasi dasar lainnya.

2. Gateway level sirkuit

Sama dengan tipe pemfilteran paket, Gateway level sirkuit juga cukup sederhana. Jenis penyaringan ini tidak memerlukan banyak data dan komputasi. Gateway tidak memeriksa isi paket, hanya sumber asal paket tersebut. Paket harus berasal dari sumber sah yang disetujui oleh jabat tangan TCP (Transmission Control Protocol) agar dapat lewat. Sayangnya, filter jenis ini tidak mampu memastikan keamanan paket. Paket mungkin saja menyembunyikan Malware meski berasal dari koneksi TCP.

3. Firewall Inspeksi Stateful

Firewall inspeksi Stateful adalah teknologi Firewall yang memfilter dengan cara memantau koneksi yang aktif kemudian menggunakan informasi ini untuk menentukan paket mana yang diizinkan. Firewall jenis ini adalah hasil persilangan dari dua filterisasi yang disebutkan sebelumnya. Metode ini melacak status sesi jaringan dan menghalangi paket yang bukan bagian dari sesi yang diizinkan oleh kebijakan keamanan. Filter inspeksi Stateful juga sering disebut perlindungan tingkat sesi karena menyimpan informasi status untuk setiap sesi jaringan dan membuat keputusan yang diizinkan atau ditolak berdasar tabel status.

4. Gateway level aplikasi atau Firewall proxy

Metode ini bekerja pada lapisan aplikasi. Firewall memeriksa lalu lintas antara jaringan internet dengan sumber lalu lintas. Ini dilakukan dengan melewatkan lalu lintas melalui server proxy terlebih dahulu. Firewall proxy agak mirip dengan inspeksi Stateful karena keduanya memeriksa paket data dan jabat tangan TCP. Perbedaannya adalah Firewall proxy menanyakan tujuan paket, memeriksa konten paket dan menginspeksi lapisan dalam paket sedangkan Stateful tidak.

5. Firewall generasi lanjut

Firewall generasi lanjut merupakan istilah dari Firewall yang baru-baru ini diciptakan. Belum ada deskripsi yang jelas mengenai fitur apa yang dimiliki jenis FIrewall ini.

Cara mematikan Firewall di Windows

Memang, Firewall sangat berguna untuk melindungi aktivitas yang memerlukan jaringan luas. Terkadang ada beberapa lalu lintas data yang sebenarnya aman namun Firewall menganggapnya sebagai ancaman. Lalu, apakah Windows Firewall dapat dimatikan? Berikut adalah cara mematikan Firewal Windows 10.

1. Buka Control Panel dan pilih menu Windows Firewall.

2. Di dalam menu Windows Firewall, pilih opsi Turn Windows Firewall on or off.

3. Kemudian, klik Turn off Windows Firewall (not recommended) yang berada di bawah tulisan Private network settings dan Public network settings. Lalu, pilih OK.

Cara menonaktifkan Firewall ini berisiko masuknya serangan siber dari internet atau melalui perangkat lunak. Apakah IP saya terlacak jika Firewall mati? Aktifkan VPN apabila Anda mematikan Firewall saat terhubung dengan internet. VPN dapat mengenkripsi alamat IP sehingga tidak terlacak. Anda juga dapat menggunakan VPN saat Firewall sedang aktif untuk menambah lapisan keamanan saat sedang beraktivitas di internet.